Gubernur: Sektor Pertanian Menjadi Perhatian Kaltim
SAMARINDA - Sektor pertanian dalam arti luas menjadi pokok perhatian Kaltim, karena memiliki potensi lahan yang cukup besar diseluruh wilayah Kaltim, untuk digunakan dalam penegmbangan pertanian tanaman pangan dan holtikultura.
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Provinsi Kaltim bertekad untuk memenuhi ketersediaan pangan dengan ketersediaan padi, jagung, kacang kedelai, daging sapi, ikan serta sayur mayur dan holtikultura lainnya sampai 2018 mendatang.
"Target pencapaian swasembada beras di Kaltim hingga kini belum bisa terpenuhi, oleh karena itu, jika semakin banyak dukungan hasil produksi dari sentra-sentra penghasil beras disetiap daerah di Kaltim, maka hal itu nantinya bisa terealisasi," kata Awang Faroek Ishak saat panen padi di Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun Kabutaen Kutai Timur, Jum'at (31/3).
Dikatakan, pembangunan sektor pertanian di Kaltim akan terus dipacu dan terus dibenahi karena tantangan dan tuntutan yang dihadapi Kaltim dimasa mendatang juga akan semakin berat,.
"Karena itu, kita harus terus berbenah, menata dan mengelola lahan-lahan potensial untuk pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, agar Kaltim tidak tertinggal dan terus mengalami ketergantungan dengan daerah lainnya yang pertaniannya lebih maju,"katanya.
Awang Faroek mengingatkan tantangan sektor partanian Kaltim tidak hanya datang dari antar provinsi tetapi juga akan mendapat ancaman lain yang tidak tidak kalah besarnya, yaitu persaingan global dibidang pertanian yang hingga kini menjanikan negara Indoensia manjadi pengimpor komoditas pertanian seperti beras, kacang kedelai jagung dan linnya dalam jumlah yang sangat besar.
"Inilah tangangan negara dan kita didaerah, oleh karena, saya memberikan apresiasi dan menghargai upaya serta terobosan yang dilakukan oleh para petani di Desa Cipta Graha yang tergabung dalam kelompok tani yang telah berhasil melakukan panen raya padi sawah,"paparnya.
Acara panen raya padi di Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun (Kutim), di hadiri Bupati Kutim H Ismunandar beserta jajarannya, kepala OPD terkait di lingkup Pemprov Kaltim dan Kutai Timur serta undangan lainnya.m4r-poskotakaltimnews.com
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Provinsi Kaltim bertekad untuk memenuhi ketersediaan pangan dengan ketersediaan padi, jagung, kacang kedelai, daging sapi, ikan serta sayur mayur dan holtikultura lainnya sampai 2018 mendatang.
"Target pencapaian swasembada beras di Kaltim hingga kini belum bisa terpenuhi, oleh karena itu, jika semakin banyak dukungan hasil produksi dari sentra-sentra penghasil beras disetiap daerah di Kaltim, maka hal itu nantinya bisa terealisasi," kata Awang Faroek Ishak saat panen padi di Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun Kabutaen Kutai Timur, Jum'at (31/3).
Dikatakan, pembangunan sektor pertanian di Kaltim akan terus dipacu dan terus dibenahi karena tantangan dan tuntutan yang dihadapi Kaltim dimasa mendatang juga akan semakin berat,.
"Karena itu, kita harus terus berbenah, menata dan mengelola lahan-lahan potensial untuk pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, agar Kaltim tidak tertinggal dan terus mengalami ketergantungan dengan daerah lainnya yang pertaniannya lebih maju,"katanya.
Awang Faroek mengingatkan tantangan sektor partanian Kaltim tidak hanya datang dari antar provinsi tetapi juga akan mendapat ancaman lain yang tidak tidak kalah besarnya, yaitu persaingan global dibidang pertanian yang hingga kini menjanikan negara Indoensia manjadi pengimpor komoditas pertanian seperti beras, kacang kedelai jagung dan linnya dalam jumlah yang sangat besar.
"Inilah tangangan negara dan kita didaerah, oleh karena, saya memberikan apresiasi dan menghargai upaya serta terobosan yang dilakukan oleh para petani di Desa Cipta Graha yang tergabung dalam kelompok tani yang telah berhasil melakukan panen raya padi sawah,"paparnya.
Acara panen raya padi di Desa Cipta Graha Kecamatan Kaubun (Kutim), di hadiri Bupati Kutim H Ismunandar beserta jajarannya, kepala OPD terkait di lingkup Pemprov Kaltim dan Kutai Timur serta undangan lainnya.m4r-poskotakaltimnews.com